Langsung ke konten utama

Teman

Imam Syafi’i berkata,

“Apabila seseorang tidak menemuimu kecuali dengan terpaksa, maka tinggalkanlah dan jangan terlalu bersedih karena kehilangan dirinya, karena di tengah masyarakat masih banyak penggantinya. Dengan meninggalkannya, engkau akan merasa tenang, dan dalam hati masih ada kesabaran terhadap sang kekasih meski ia berjauhan.
Ketahuilah bahwa tidak semua orang yang engkau cintai hatinya mencintaimu. Tidak semua orang yang engkau ramahi bersikap ramah kepadamu. Jika kejernihan cinta tidak menjadi tabiat, maka tidak ada kebaikan pada sikap ramah yang dipaksakan. Tidak ada kebaikan pada diri kekasih yang mengkhianati kekasihnya, dan setelah itu membalas cinta dengan keangkuhan. Mengingkari hidup yang pernah dijalani bersama. Menampakkan rahasia yang dahulu tersembunyi. Selamat tinggal dunia jika di atasnya tidak ada lagi seorang teman yang tulus, menepati janji dan bersikap jujur.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbaur dan Bersabar

Rosulullah SAW bersabda, “Seorang mukmin yang berbaur dengan orang-orang awam dan bersabar atas gangguan mereka, itu lebih baik dari seorang mukmin yang tidak berbaur dengan masyarakat dan tidak bersabar terhadap gangguan mereka.” (HR Tirmidzi)

Peran Mahasiswa Sebagai Moral Force

Berbagai aktifitas mahasiswa dalam kancah pergerakan nasional yang dilandasi oleh moral force telah tercatat dalam sejarah Indonesia. Banyak sekali kiprah mahasiswa yang telah menorehkan tinta emas bagi perjuangan bangsa. Dimulai dengan pergerakan Boedi Oetomo tahun 1908, kemudian dilanjutkan dengan Sumpah Pemuda tahun 1928, dan puncaknya pada tahun 1945 dimana mahasiswa pada masa itu memegang motor kendali bagi terlaksananya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Tak cukup sampai disitu, pasca proklamasi kemerdekaan mahasiswa masih tetap memegang idealismenya yang tinggi untuk tetap membela kepentingan rakyat. Hal itu dibuktikan dengan peristiwa jatuhnya orde lama pada tahun 1966. Mahasiswa terus melakukan tugasnya yaitu mengawasi jalannya pemerintahan yang berlangsung. Mereka tetap setia kepada bangsa dan negara. Mereka tidak akan rela jika tanah air mereka digadaikan. Mereka akan tetap berjuang walaupun jiwa-raga menjadi taruhannya. Tergulingnya rezim Orde Baru yang ditandai dengan ...